Page 2 of 6 FirstFirst 1234 ... LastLast
Results 11 to 20 of 58
  1. #11
    .::Site Founder::.
    Points: 13,867, Level: 15
    Level completed: 20%, Points required for next Level: 1,133
    Overall activity: 0%
    Achievements:
    Recommendation Second ClassVeteranTagger First Class10000 Experience Points
    neo_trinity's Avatar
    Join Date
    Aug 2007
    Location
    Inside The Matrix
    Posts
    394
    Points
    13,867
    Level
    15
    Thanks
    241
    Thanked 515 Times in 198 Posts
    Rep Power
    25

    Default

    DILARANG MEMANCING

    Alkisah ada sebuah legenda mengenai seorang pendeta di sebuah paroki kecil di daerah Midwestern yang sebagai seorang muda telah melakukan apa yang menurutnya adalah sebuah dosa yang amat besar. Sekalipun ia telah meminta pengampunan Tuhan, sepanjang hidupnya ia menanggung beban dari dosanya itu. Sekalipun ia telah menjadi seorang pendeta, ia tetap tak dapat dengan tuntas meyakini bahwa Tuhan telah mengampuninya. Tetapi ia mendengar mengenai seorang wanita tua dijemaatnya yang kadangkala mendapatkan penglihatan. Di saat mendapat penglihatan tersebut, sang wanita seringkali saling berkata-kata dengan Tuhan.

    Suatu hari sang pendeta berhasil mendapat cukup keberanian untuk mengunjungi wanita tersebut.Sang wanita mempersilahkannya masuk dan menyuguhkan secangkir teh. Pada akhir kunjungannya, si pendeta menaruh cangkirnya diatas meja dan memandang pada sang wanita.

    "Benarkah kadang kala ibu mendapat penglihatan?" tanyanya.

    "Ya", ia menjawab.

    "Apakah juga benar, bahwa saat penglihatan tersebut, ibu seringkali berkata-kata dengan Tuhan?"

    "Ya", jawabnya.

    "Mmm... jika anda mendapatkan penglihatan lagi dan berkata-kata dengan Tuhan, maukah ibu tanyakan satu pertanyaan bagi saya?".

    Sang wanita memandang sedikit heran pada si pendeta. Belum pernah ia mendapat permintaan seperti itu. "Ya, dengan senang hati," jawabnya. "Apa yang bapak ingin saya tanyakan?"

    "Mmm.." sang pendeta memulai, "Tolong tanyakan pada Tuhan, dosa apakah yang pernah dilakukan pendetanya ini di masa mudanya."

    Sang wanita, benar-benar heran sekarang, segera saja setuju. Beberapa minggupun berlalu, dan sang pendeta sekali lagi mengunjungi wanita itu. Setelah menikmati secangkir teh, dengan hati-hati dan malu-malu ia bertanya, "Sudahkah ibu mendapatkan penglihatan baru-baru ini?"

    "Oh ya, saya mendapatkannya", jawab sang wanita.

    "Apakah anda saling berkata-kata dengan Tuhan?"

    "Ya."

    "Apakah ibu bertanya kepada Tuhan dosa apakah yang pernah sayalakukan dimasa muda saya?"

    "Ya," sang wanita menjawab, "saya menanyakannya."

    Sang pendeta, gelisah dan takut, ragu-ragu sejenak dan kemudian bertanya, "Lalu,apa yang Tuhan katakan?"

    Sang wanita mengangkat wajahnya dan memandang si pendeta dan kemudian menjawab dengan lembut, "Tuhan mengatakan Ia tidak dapat lagi mengingatnya."

    Tuhan tidak hanya mengampuni dosa, Ia juga memilih untuk melupakannya.Alkitab menyatakan pada kita bahwa Ia mengambil dosa-dosa kita dan membenamkannya di bagian laut yang terdalam. Dan kemudian, sebagaimana yang pernah dikatakan oleh Corrie ten Boom, "Sesudah itu ia memasang sebuah papan bertuliskan, 'Dilarang Memancing'."

    Jika Tuhan mengampuni kita, dapatkah kita melakukan sesuatu yang kurang dari itu ?

  2. #12
    .::Site Founder::.
    Points: 13,867, Level: 15
    Level completed: 20%, Points required for next Level: 1,133
    Overall activity: 0%
    Achievements:
    Recommendation Second ClassVeteranTagger First Class10000 Experience Points
    neo_trinity's Avatar
    Join Date
    Aug 2007
    Location
    Inside The Matrix
    Posts
    394
    Points
    13,867
    Level
    15
    Thanks
    241
    Thanked 515 Times in 198 Posts
    Rep Power
    25

    Default

    KESEDIHAN

    Pernahkah kamu merasa kehilangan seseorang yang sangat kamu cintai?? Pernahkah kamu mencintai seseorang meski kamu tahu cintamu mungkin tidak berbalas, tetapi kamu tetap mencintainya? Penahkah kamu rela melakukan apa saja untuk orang itu walaupun dia tidak pernah peduli terhadapmu, tidak pernah sadar, ataupun ia sadar dan peduli namun toh ia tetap pergi??
    Aku pernah...

    aku pernah menyayangi,bahkan mencintai seorang pria..dia temanku..aku sudah menjalin persahabatan dengannya kurang lebih selama 2,5 tahun terakhir ini..mungkin ada yang tidak beres dengan otakku,tapi aku mulai jatuh cinta kepadanya sejak pertemuan kami yang pertama..kumulai hubungan ini dengan persahabatan.Persahabatan kami berjalan lancar dan kami menjadi semakin dekat seiring dengan berjalannya waktu,begitu juga dengan rasa cintaku..

    suatu hari dia bercerita kepadaku tentang adik kelas yang dia taksir..aku hanya bisa tersenyum,tertawa dan mendukung usahanya..tanpa mengindahkan perasaan hatiku sendiri..harus kuakui dia jauh lebih cantik,lebih manis dan lebih feminim daripada diriku..dan tahukah kalian?dia pernah mengajakku ke toko pernak-pernik --padahal aku tahu,dia sangat enggan untuk pergi ke sana-- hanya untuk membelikan hadiah kepada wanita itu..ia juga meminjam uangku dan akan berjanji mengembalikannya besok..tetapi aku memberikannya uang,tanpa mengharapkannya kembali...

    Hari terus berjalan dengan keadaan yang masih memilukan hati..sampai pada suatu hari yang gelap,tanpa sadar aku mengalirkan air mata dalam diam..aku terus termenung dalam rasa sakit yang begitu pedih,tidak berpikir sampai mana kendaraan umum yang kunaiki membawaku pergi..
    dalam kesendirian itu,aku hanya ditemani oleh derunya kendaraan dan terangnya cahaya lampu yang menghiasi jalan menuju rumahku..

    hari terus berjalan mendekati hari ulang tahunnya..tapi tahukah kalian??dia lupa mengundangku..dia mengundang temanku,teman yang kurang akrab dengannya,tetapi dia tidak mengundangku..tahukah kalian,betapa sakit dan kecewanya diriku saat itu..?tapi aku hanya bisa tertawa,tersenyum kepadanya seolah semua itu baik-baik saja...tapi...dia melupakanku...

    suatu hari aku pernah meminta bantuanya untuk mengajariku tentang pelajaran yang tidak kumengerti...tapi temanku menyampaikan dia tidak bisa datang karena malas..akupun termenung sedih...

    Hari berganti minggu,minggu berganti bulan,bulan berganti tahun...sudah 2 tahun berjalan.. Hatiku resah,tidak kuat menampung perasaan seberat ini...sampai pada suatu hari --dengan bantuan teman baikku-- aku menyatakan ketertarikkanku kepada dirinya...dan tahukah...dia hanya menganggapku teman baiknya...

    Sejak saat itulah persahabatan kami renggang dan berakhir...aku tidak sanggup menyapa, bahkan melihat dan memandangnya sekalipun...karena aku malu terhadap diriku dan aku merasa tidak layak untuk menyayangi dan mencintainya karena aku tahu kriteria dan selera dia akan wanita sangatlah tinggi...

    namun dia tidak tahu apa yang aku rasakan dan alasan mengapa aku bisa bersikap seperti itu kepadanya...dan tampaknya ia menganggapku sombong, egois dan kekanak-kanakkan karena tidak bisa menerima realita yang ada;
    tidak bisa kenyataan bahwa dia tidak mencintaiku..jadi dia meninggalkan diriku sendiri ditengah-tengah beratnya beban duka hati yang sedang kupikul.

    Sebelum berpisah,aku mau memberinya surat yang menjelaskan segalanya,tentang tingkah lakuku yang berubah,tentang perasaanku,apa yang kurasakan,betapa besar cintaku kepadanya...tapi kurasa aku harus mengurungkan niat itu,karena mungkin dia sudah tidak bisa memaafkan diriku dan sudah mengganggapku tidak ada....

  3. #13
    .::Site Founder::.
    Points: 13,867, Level: 15
    Level completed: 20%, Points required for next Level: 1,133
    Overall activity: 0%
    Achievements:
    Recommendation Second ClassVeteranTagger First Class10000 Experience Points
    neo_trinity's Avatar
    Join Date
    Aug 2007
    Location
    Inside The Matrix
    Posts
    394
    Points
    13,867
    Level
    15
    Thanks
    241
    Thanked 515 Times in 198 Posts
    Rep Power
    25

    Default

    BAJU-BAJU YANG MENIPU

    Seorang wanita yang mengenakan gaun pudar menggandeng suaminya yang berpakaian sederhana dan usang, turun dari kereta api di Boston, dan berjalan dengan malu-malu menuju kantor Pimpinan Harvard University.

    Mereka meminta janji. Sang sekretaris Universitas langsung mendapat kesan bahwa mereka adalah orang kampung, udik, sehingga tidak mungkin ada urusan di Harvard dan bahkan mungkin tidak pantas berada di Cambridge.

    "Kami ingin bertemu Pimpinan Harvard", kata sang pria lembut. "Beliau hari ini sibuk," sahut sang Sekretaris cepat. "Kami akan menunggu," jawab sang Wanita. Selama 4 jam sekretaris itu mengabaikan mereka, dengan harapan bahwa pasangan tersebut Akhirnya akan patah semangat dan pergi. Tetapi nyatanya tidak. Sang sekretaris mulai frustrasi, dan akhirnya memutuskan untuk melaporkan kepada sang pemimpinnya.

    "Mungkin jika Anda menemui mereka selama beberapa menit, mereka akan pergi," katanya pada sang Pimpinan Harvard. Sang pimpinan menghela nafas dengan geram dan mengangguk. Orang sepenting dia pasti tidak punya waktu untuk mereka. Dan ketika dia melihat dua orang yang Mengenakan baju pudar dan pakaian usang diluar kantornya, rasa tidak senangnya sudah muncul.

    Sang Pemimpin Harvard, dengan wajah galak menuju pasangan tersebut. Sang wanita berkata padanya, "Kami memiliki seorang putra yang kuliah tahun pertama di Harvard. Dia sangat menyukai Harvard dan bahagia di sini.

    Tetapi setahun yang lalu, dia meninggal karena kecelakaan. Kami ingin mendirikan peringatan untuknya, di suatu tempat di kampus ini. bolehkan?" tanyanya, dengan mata yang menjeritkan harap. Sang Pemimpin Harvard tidak tersentuh, wajahnya bahkan memerah. Dia tampak terkejut.

    "Nyonya," katanya dengan kasar, "Kita tidak bisa mendirikan tugu untuk setiap orang yang masuk Harvard dan meninggal. Kalau kita lakukan itu, tempat ini sudah akan seperti kuburan." "Oh, bukan," Sang wanita menjelaskan dengan cepat, "Kami tidak ingin mendirikan tugu peringatan. Kami ingin memberikan sebuah gedung untuk Harvard."

    Sang Pemimpin Harvard memutar matanya. Dia menatap sekilas pada baju pudar dan pakaian usang yang mereka kenakan dan berteriak, "Sebuah gedung?!

    Apakah kalian tahu berapa harga sebuah gedung ?! Kami memiliki lebih dari 7,5 juta dolar hanya untuk bangunan fisik Harvard." Untuk beberapa saat sang wanita terdiam. Sang Pemimpin Harvard senang. Mungkin dia bisa terbebas dari mereka sekarang. Sang wanita menoleh pada suaminya dan berkata pelan, "Kalau hanya sebesar itu biaya untuk memulai sebuah universitas, mengapa tidak kita buat sendiri saja ?" Suaminya mengangguk.

    Wajah sang Pemimpin Harvard menampakkan kebingungan. Mr. dan Mrs. Leland Stanford bangkit dan berjalan pergi, melakukan perjalanan ke Palo Alto, California, di sana mereka mendirikan sebuah Universitas yang menyandang nama mereka, sebuah peringatan untuk seorang anak yang tidak lagi diperdulikan oleh Harvard. Universitas tersebut adalah Stanford University, salah satu universitas favorit kelas atas di AS.

    Kita, seperti pimpinan Harvard itu, seringkali silau oleh baju, dan lalai. Padahal, baju hanya bungkus, apa yang disembunyikannya, kadang sangat tak ternilai. Jadi, janganlah kita selalu abai, karena baju-baju, seringkali menipu.

  4. #14
    .::Site Founder::.
    Points: 13,867, Level: 15
    Level completed: 20%, Points required for next Level: 1,133
    Overall activity: 0%
    Achievements:
    Recommendation Second ClassVeteranTagger First Class10000 Experience Points
    neo_trinity's Avatar
    Join Date
    Aug 2007
    Location
    Inside The Matrix
    Posts
    394
    Points
    13,867
    Level
    15
    Thanks
    241
    Thanked 515 Times in 198 Posts
    Rep Power
    25

    Default

    NOW OR NEVER

    Pada suatu tempat, hiduplah seorang anak. Dia hidup dalam keluarga yang bahagia, dengan orang tua dan sanak keluarganya. Tetapi, dia tidak pernah mensyukuri betapa baiknya kehidupan yang dia miliki. Dia terus bermain, mengganggu sanak keluarganya kalau mereka tidak mau bermain apa yang dia ingin main. Tetapi, ketika dia mau minta maaf, dia selalu berkata, "Tidak apa-apa, besok kan bisa."

    Ketika agak besar, sekolah sangat menyenangkan baginya. Dia belajar, mendapat teman, dan sangat bahagia. Tetapi, dia tidak pernah mensyukurinya. Semua begitu saja dijalaninya sehingga dia anggap semua sudah sewajarnya. Suatu hari, dia berkelahi dengan teman baiknya. Walaupun dia tahu itu salah, tapi ia tidak pernah mengambil inisiatif untuk minta maaf dan berbaikan dengan teman baiknya. Alasannya adalah,"Tidak apa-apa, besok kan bisa."

    Ketika dia agak besar, teman baiknya tadi bukanlah temannya lagi. Walaupun dia masih sering melihat temannya itu, tapi mereka tidak pernah saling tegur. Tapi itu bukanlah masalah, karena dia masih punya banyak teman baik yang lain. Dia dan teman-temannya hampir melakukan segala sesuatu bersama-sama, makan, main, kerjakan PR, dan jalan-jalan. Ya, mereka semua teman-temannya yang paling baik.

    Setelah lulus, kerja membuatnya sibuk. Dia bertemu dengan seorang perempuan yang sangat cantik dan baik dan segera dia menjadi pacarnya. Dia begitu sibuk dengan kerjanya, karena dia ingin dipromosikan ke posisi paling tinggi dalam waktu yang sesingkat mungkin.

    Tentu, dia rindu dengan teman-temannya. Tapi dia tidak pernah lagi menghubungi mereka, bahkan lewat telepon. Dia selalu berkata, "Ah, aku capek, besok saja aku hubungi mereka." Ini tidak terlalu mengganggunya karena dia punya teman-teman sekerja yang selalu mau diajak keluar. Jadi, waktu pun berlalu, dia lupa sama sekali untuk menelepon teman-temannya.

    Setelah dia menikah dan punya anak, dia bekerja lebih keras lagi untuk membahagiakan keluarganya. Dia tidak pernah lagi membeli bunga untuk istrinya atau pun mengingat hari ulang tahun istrinya dan juga hari pernikahan mereka. Tapi, itu tidak masalah baginya, karena istrinya selalu mengerti dia dan tidak pernah menyalahkannya. Tentu, kadang-kadang dia merasa bersalah dan sangat ingin punya kesempatan untuk mengatakan pada istrinya "Aku cinta kamu", tapi dia tidak pernah melakukannya. Alasannya "Tidak apa-apa, saya pasti besok akan mengatakannya." Dia tidak pernah sempat datang ke pesta ulang tahun anak-anaknya, tapi dia tidak tahu ini akan berpengaruh pada anak-anaknya. Anak-anak mulai menjauhinya, dan tidak pernah benar-benar menghabiskan waktu mereka dengan ayahnya.

    Suatu hari, kemalangan datang ketika istrinya tewas dalam kecelakaan. Dia ditabrak lari. Tapi hari itu, dia sedang rapat. Dia tidak sadar bahwa itu kecelakaan yang fatal, dia baru datang saat istrinya akan dijemput maut. Sebelum sempat berkata "Aku cinta kamu", istrinya meninggal.

    Laki-laki itu remuk hatinya dan mencoba menghibur diri melalui anak-anaknya setelah kematian istrinya. Tapi, dia baru sadar anak-anaknya tidak pernah mau berkomunikasi dengannya. Segera, anak-anaknya dewasa dan membangun keluarganya masing-masing. Tidak ada yang peduli dengan orang tua ini yang di masa lalunya tidak pernah meluangkan waktunya untuk mereka.

    Dia pindah ke rumah jompo yang terbaik, yang menyediakan pelayanan sangat baik dengan uang yang dia simpan untuk perayaan pernikahan ke 50, 60, dan 70 dia dan istrinya. Semua uang itu sebenarnya untuk dipakai pergi ke Hawaii, New Zealand, dan negara-negara lain, tapi kini dipakai untuk membayar biaya tinggalnya di rumah jompo tersebut.

    Sejak itu sampai dia meninggal, hanya ada orang-orang tua dan suster yang merawatnya. Dia kini merasa sangat kesepian, perasaan yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya. Saat dia akan meninggal, dia memanggil seorang suster dan berkata padanya, "Ah, andai saja aku menyadari ini dari dulu...." Dan dia meninggal dengan air mata di pipinya.

    Apa yang ingin saya coba katakan pada kamu, waktu tidak akan pernah berhenti. Kamu terus maju dan maju, sebelum kamu sadar, kamu telah maju terlalu jauh. Jika kamu pernah bertengkar, segera berbaikanlah! Jika kamu merasa ingin mendengar suara teman kamu, jangan ragu-ragu untuk meneleponnya segera.

    Terakhir, tapi ini yang paling penting, jika kamu merasa kamu ingin mengatakan kepada seseorang bahwa kamu sayang padanya, jangan tunggu sampai terlambat. Jika kamu terus berpikir bahwa kamu dapat memberitahunya di lain waktu, hari itu tidak pernah akan datang. Jika kamu selalu berpikir bahwa besok akan datang, maka "esok" akan pergi begitu cepatnya hingga kamu baru sadar waktu telah meninggalkanmu.

  5. #15
    .::Site Founder::.
    Points: 13,867, Level: 15
    Level completed: 20%, Points required for next Level: 1,133
    Overall activity: 0%
    Achievements:
    Recommendation Second ClassVeteranTagger First Class10000 Experience Points
    neo_trinity's Avatar
    Join Date
    Aug 2007
    Location
    Inside The Matrix
    Posts
    394
    Points
    13,867
    Level
    15
    Thanks
    241
    Thanked 515 Times in 198 Posts
    Rep Power
    25

    Default

    GAJI TINGGI BUKANLAH SEGALANYA

    Mengapa perputaran karyawan tinggi walaupun remunerasinya di atas rata-rata? Uangkah pemicunya? Atau ada faktor lain yang menentukan kesetiaan mereka?

    Akhir tahun lalu, Lesmana, seorang teman lama yang ahli dalam pengembangan bisnis telekomunikasi mendapatkan tawaran dari sebuah perusahaan multinasional untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia . Dia tertarik dan memutuskan untuk bergabung. Dia telah banyak mendengar tentang pimpinan perusahaan ini, yang sering diberitakan sebagai pemimpin visionaris dan legendaris.

    Gaji Lesmana besar, perlengkapan kantornya mutakhir, teknologinya canggih, kebijakan SDM-nya pro-karyawan, kantornya megah di daerah segitiga emas, bahkan kantinnya menyajikan makanan yang lezat dan murah. Dua kali dia dikirim keluar negeri untuk pelatihan. “Proses pembelajaran saya adalah yang tercepat di sini,”kata Lesmana. “Sungguh menakjubkan bekerja dengan dukungan teknologi mutakhir seperti di perusahaan ini”.

    Siapa nyana dua minggu lalu, belum genap tujuh bulan bekerja di perusahaan itu, dia mengundurkan diri. Lesmana belum mendapatkan tawaran pekerjaan lain, tapi dia tidak sanggup lagi bertahan di sana. Belakangan, sejumlah karyawan di divisi yang sama dengannya ikut resigned. Direktur utama perusahaan itu pun merasa tertekan karena perputaran (turnover) karyawan sangat tinggi. Cemas memikirkan biaya yang sudah dikeluarkan perusahaan untuk alokasi dana pelatihan karyawan. Ia juga bingung lantaran tidak tahu apa gerangan yang terjadi. Mengapa karyawan yang bertalenta bagus ini mengundurkan diri, padahal gajinya sudah cukup tinggi?

    Lesmana resigned karena beberapa alasan. Alasan ini juga yang menyebabkan sebagian besar karyawan lain yang bertalenta tinggi akhirnya mengundurkan diri. Beberapa survey membuktikan bahwa jika anda kehilangan karyawan berbakat, periksalah atasan langsung mereka. Si atasan adalah alasan utama karyawan tetap bekerja dan berkembang dalam suatu perusahaan. Namun dia jugalah yang menjadi alasan utama mengapa para karyawan berhenti dari pekerjaannya, membawa pergi pengetahuan, pengalaman dan klien mereka. Bahkan tidak jarang selanjutnya secara terang-terangan berkompetisi dengan perusahaan bekas tempatnya bekerja.

    “Karyawan meninggalkan manajernya bukan perusahaannya, “kata para ahli SDM. Begitu banyak uang yang telah dikeluarkan untuk tetap mempertahankan karyawan berbakat, baik dengan memberikan gaji lebih tinggi, bonus ekstra maupun pelatihan mahal. Namun pada akhirnya, perputaran karyawan kebanyakan disebabkan oleh manajer/pimpinannya , bukan oleh hal lain. Jika anda mengalami masalah turnover , maka pertama-tama periksalah kembali para manajer anda. Apakah mereka biang keladi yang membuat para karyawan tidak betah?. Pada tahap tertentu, karyawan tidak lagi melihat jumlah uang yang ia dapatkan, tapi lebih kepada bagaimana mereka diperlakukan dan seberapa besar perusahaan menghargai mereka.. Kedua hal ini umumnya tergantung dari sikap para pimpinan terhadap mereka. Dan sejauh ini, bekerja dengan atasan yang buruk sering dialami oleh para karyawan yang bekerja dengan baik. Survey majalah Fortune beberapa tahun lalu mengungkapkan bahwa 75% karyawan menderita karena berada di bawah atasan yang menyebalkan.

    Dari seluruh penyebab stress ditempat kerja, seorang atasan yang jahat mungkin adalah hal yang terburuk,yang secara langsung akan mempengaruhi kinerja dan mental para karyawan. Simak saja kisah yang dikutip langsung dari”medan perang” ini. Mulya seorang insinyur, masih bergidik saat membayangkan hari-hari dimana ia dimaki-maki bos di depan staf lainnya. Atasannya itu sering menghina dengan kata-kata yang kasar. Waktu menghadapi hal menakutkan itu, Mulya praktis tak punya nyali untuk menjawab. Ia kembali ke rumah dengan perasaan tidak keruan dan mulai menjadi kasar seperti sang atasan. Bedanya kekesalan ini dilampiaskan ke istri dan anak-anaknya, kadang juga ke anjing peliharaannya. Lambat laun, bukan pekerjaan Mulya saja yang kacau balau, pernikahan dan keluarganya pun hancur berantakan.

    Nasib Agus juga setali tiga uang. Menceritakan “penyiksaan” yang dilakukan oleh bosnya gara-gara ada perbedaan pendapat yang tidak terlalu penting antara keduanya. Atasan Agus benar-benar menunjukkan rasa tidak suka terhadapnya. Ia tidak lagi diikut-sertakan dalam pengambilan keputusan. “Bahkan dia tidak lagi memberikan saya dokumen maupun pekerjaan baru,” keluh Agus. “Sangat memalukan duduk di depan meja kosong tanpa tahu apapun dan tidak seorangpun yang membantu saya”. Lantaran tidak tahan lagi, lalu Agus mengundurkan diri.

    Para ahli SDM mengatakan, dari segala bentuk kekerasan, tindakan mempermalukan karyawan ditempat umum adalah yang terburuk. Pada awalnya, si karyawan mungkin tidak langsung mengundurkan diri, akan tetapi pikiran itu sudah tertanam. Jika kejadian terulang lagi, pikiran tersebut akan semakin kuat. Dan akhirnya, pada kejadian yang ketiga, karyawan itu akan mulai mencari pekerjaan lain. Ketika seseorang tidak bisa membalas kemarahannya, ia akan melakukan pembalasan “pasif”. Biasanya dengan cara memperlambat pekerjaan, berleha-leha, hanya melakukan pekerjaan yang disuruh atau menyembunyikan informasi penting. “Jika anda bekerja untuk orang yang menyebalkan, pada dasarnya anda ingin orang itu mendapat kesulitan. Jiwa dan pikiran kita tidak menyatu lagi dengan pekerjaan kita,” papar Agus.

    Para manajer bisa menekan bawahan melalui beragam cara. Misalnya dengan mengontrol bawahan secara berlebihan, curiga, menekan, terlalu kritis, bawel dan sebagainya. Namun para atasan tersebut tidak sadar bahwa karyawan bukan merupakan aset tetap, mereka adalah manusia bebas. Jika ini terus berlanjut, maka seorang karyawan akan mengundurkan diri, walau tampaknya cuma karena masalah sepele saja.

    Bukan pukulan ke-100 yang menjatuhkan seseorang, tapi 99 pukulan yang diterima sebelumnya. Memang benar, karyawan meninggalkan pekerjaannya karena bermacam alasan untuk kesempatan yang lebih baik atau kondisi yang tidak memungkinkan lagi. Namun banyak yang semestinya tetap tinggal jika tidak ada satu orang (seperti atasan Lesmana) yang terus-menerus mengatakan,” Kamu tidak penting, saya bisa dapat lusinan orang yang lebih baik dari kamu!”.

    Kendati tersedia segudang pekerjaan lain (terlebih dalam keadaan pengangguran tinggi sekarang ini), bayangkanlah sesaat, berapa biaya atas hilangnya seorang karyawan yang bertalenta tinggi.. Ada biaya yang harus dibayar untuk mencari pengganti, ada biaya pelatihan bagi pengganti karyawan tersebut. Belum lagi akibat yang ditimbulkan karena tidak ada orang yang mampu melakukan pekerjaan itu saat calon pengganti sedang dicari, kehilangan klien dan kontak yang dibawa pergi karyawan yang hengkang, penurunan moral karyawan lainnya, hilangnya rahasia penjualan dari karyawan tersebut yang seharusnya diinformasikan ke karyawan lainnya, dan yang terutama turunnya reputasi perusahaan. Lagi pula, setiap karyawan yang pergi, bagaimanapun juga akan menjadi”duta” untuk mewartakan hal yang baik maupun yang buruk dari perusahaan itu.

    Kita semua tahu suatu perusahaan telekomunikasi besar yang orang-orang ingin sekali bergabung, atau suatu bank yang hanya sedikit orang ingin menjadi bagiannya. Mantan karyawan kedua perusahaan ini telah keluar untuk menceritakan kisah pekerjaannya. “Setiap perusahaan yang berusaha memenangkan persaingan harus memikirkan cara untuk mengikat jiwa setiap karyawannya, ” kata Jack Welch mantan orang nomor satu di General Electric. Umumnya nilai suatu perusahaan terletak “diantara telinga” para karyawannya. Karyawan juga manusia, punya mata, punya hati…

    Moral of this story:

    Barangkali, ketrampilan dan kecakapan teknislah yang membawa anda ke puncak kedudukan. Tak heran, karena pencapaian tujuan menuntut kemampuan tinggi. Namun, kepemimpinan bukan hanya soal kecakapan tehnis. Kepemimpinan juga adalah bagaimana anda memperlakukan orang-orang yang anda pimpin. Perlakuan adalah perhatian. Sedangkan memperhatikan tidak sekedar menawarkan angan-angan. Orang akan merasa sungguh-sungguh diperhatikan bila anda melakukan sesuatu yang nyata demi kesejahteraan mereka. Seorang jendral sejati akan menyelesaikan kebutuhan ransum, tempat berteduh dan kesehatan bagi pasukannya, sebelum ia memikirkan kebutuhan dirinya sendiri. Bila tiada lagi makanan yang tersisa, cukuplah baginya akar umbi-umbian. Bila tiada lagi tempat bernaung yang tersisa, tugasnyalah berteduh di ranting-ranting pepohonan. Seorang pemimpin sejati memperhatikan kesejahteraan pasukannya terlebih dahulu. Ini berarti menempatkan dirinya sebagai orang terakhir yang memperhatikan dirinya sendiri. Karena itulah seorang pemimpin disebut sebagai pemimpin; bukan pengikut.

  6. The Following 3 Users Say Thank You to neo_trinity For This Useful Post:


  7. #16
    .::Site Founder::.
    Points: 13,867, Level: 15
    Level completed: 20%, Points required for next Level: 1,133
    Overall activity: 0%
    Achievements:
    Recommendation Second ClassVeteranTagger First Class10000 Experience Points
    neo_trinity's Avatar
    Join Date
    Aug 2007
    Location
    Inside The Matrix
    Posts
    394
    Points
    13,867
    Level
    15
    Thanks
    241
    Thanked 515 Times in 198 Posts
    Rep Power
    25

    Default

    INSTALL CINTA KASIH

    Customer Service (CS): Ya, ada yang bisa saya bantu?

    Pelanggan (P): Baik, setelah saya pertimbangkan, saya ingin menginstal

    cinta kasih. Bisakah anda memandu saya menyelesaikan prosesnya?

    CS: Ya, saya dapat membantu anda. Anda siap melakukannya?

    P : Baik, saya tidak mengerti secara teknis, tetapi saya siap untuk

    menginstalnya sekarang. Apa yang harus saya lakukan dahulu?

    CS: Langkah pertama adalah membuka HATI anda.

    Tahukan anda di mana HATI anda?

    P : Ya, tapi ada banyak program yang sedang aktif. Apakah saya tetap bisa

    menginstalnya sementara program-program tersebut aktif?

    CS: Program apa saja yang sedang aktif?

    P : Sebentar, saya lihat dulu, Program yang sedang aktif adalah

    SAKITHATI.EXE, MINDER.EXE, DENDAM.EXE dan BENCI.COM.

    CS: Tidak apa-apa. CINTA-KASIH akan menghapus SAKITHATI.EXE dari

    system operasi Anda. Program tersebut akan tetap ada dalam memori anda,

    tetapi tidak lama karena akan tertimpa program lain. CINTA-KASIH akan

    menimpa MINDER.EXE dengan modul yang disebut PERCAYADIRI.EXE.

    Tetapi anda harus mematikan BENCI.COM dan DENDAM.EXE. Program tersebut

    akan menyebabkan CINTA-KASIH tidak terinstal secara sempurna.

    Dapatkah anda mematikannya?

    P : Saya tidak tahu cara mematikannya. Dapatkah anda memandu saya?

    CS: Dengan senang hati. Gunakan Start menu dan aktifkan MEMAAFKAN.EXE.

    Aktifkan program ini sesering mungkin sampai BENCI.COM dan

    DENDAM.EXE terhapus.

    P : OK, sudah. CINTA-KASIH mulai terinstal secara otomatis.

    Apakah ini wajar?

    CS: Ya, anda akan menerima pesan bahwa CINTA-KASIH akan terus diinstal

    kembali dalam HATI anda. Apakah anda melihat pesan tersebut?

    P : Ya. Apakah sudah selesai terinstal?

    CS: Ya, tapi ingat bahwa anda hanya punya program dasarnya saja.

    Anda perlu mulai menghubungkan HATI yang lain agar untuk mengupgradenya.

    P : Oops. Saya mendapat pesan error. Apa yang harus saya lakukan?

    CS: Apa pesannya?

    P : ERROR 412 - PROGRAM NOT RUN ON INTERNAL COMPONENT". apa artinya?

    CS: Jangan kuatir, itu masalah biasa. Artinya, program CINTA-KASIH diset

    untuk aktif di HATI eksternal tetapi belum bisa aktif dalam HATI

    internal anda. Ini adalah salah satu kerumitan pemrograman,

    tetapi dalam istilah non-teknis ini berarti anda harus

    men-"CINTA-KASIH"-i mesin anda sendiri sebelum

    men-"CINTA-KASIH"-i orang lain.

    P : Lalu apa yang harus saya lakukan?

    CS: Dapatkan anda klik pulldown direktori yang disebut "PASRAH"?

    P: Ya, sudah.

    CS: Bagus. Pilih file-file berikut dan salin ke direktori "MYHEART"

    MEMAAFKAN-DIRI-SENDIRI.DOC, dan MENYADARI-KEKURANGAN.TXT.

    sistem akan menimpa file-file konflik dan

    mulai memperbaiki program-program

    yang salah. Anda juga perlu mengosongkan Recycle Bin untuk

    memastikan program-program yang salah tidak muncul kembali.

    P : Sudah. Hei! HATI saya terisi file-file baru. SENYUM.MPG aktif

    di monitor saya dan menandakan bahwa DAMAI.EXE dan KEPUASAN.COM

    dikopi ke HATI. Apakah ini wajar?

    CS: Kadang-kadang. Orang lain mungkin perlu waktu untuk mendownloadnya.

    Jadi CINTA-KASIH telah terinstal dan aktif. Anda harus bisa

    menanganinya dari sini. Ada satu lagi hal yang penting.

    P : Apa?

    CS: CINTA-KASIH adalah freeware. Pastikan untuk memberikannya kepada

    orang lain yang anda temui. Mereka akan share ke orang lain dan

    seterusnya sampai anda akan menerimanya kembali.

  8. The Following 2 Users Say Thank You to neo_trinity For This Useful Post:


  9. #17
    .::Site Founder::.
    Points: 13,867, Level: 15
    Level completed: 20%, Points required for next Level: 1,133
    Overall activity: 0%
    Achievements:
    Recommendation Second ClassVeteranTagger First Class10000 Experience Points
    neo_trinity's Avatar
    Join Date
    Aug 2007
    Location
    Inside The Matrix
    Posts
    394
    Points
    13,867
    Level
    15
    Thanks
    241
    Thanked 515 Times in 198 Posts
    Rep Power
    25

    Default

    CERITA DI BALIK JENDELA

    Dua orang pria, keduanya menderita sakit keras, sedang dirawat di sebuah kamar rumah sakit. Seorang di antaranya menderita suatu penyakit yang mengharuskannya duduk di tempat tidur selama satu jam di setiap sore untuk mengosongkan cairan dari paru-parunya.

    Kebetulan, tempat tidurnya berada tepat di sisi jendela satu-satunya yang ada di kamar itu. Sedangkan pria yang lain harus berbaring lurus di atas punggungnya.

    Setiap hari mereka saling bercakap-cakap selama berjam-jam. Mereka membicarakan istri dan keluarga, rumah, pekerjaan, keterlibatan mereka di ketentaraan, dan tempat-tempat yang pernah mereka kunjungi selama liburan.

    Setiap sore, ketika pria yang tempat tidurnya berada dekat jendela di perbolehkan untuk duduk, ia menceritakan tentang apa yang terlihat di luar jendela kepada rekan sekamarnya. Selama satu jam itulah, pria ke dua merasa begitu senang dan bergairah membayangkan betapa luas dan indahnya semua kegiatan dan warna-warna indah yang ada di luar sana.

    "Di luar jendela, tampak sebuah taman dengan kolam yang indah. Itik dan angsa berenang-renang cantik, sedangkan anak-anak bermain dengan perahu-perahu mainan. Beberapa pasangan berjalan bergandengan di tengah taman yang dipenuhi dengan berbagai macam bunga berwarnakan pelangi. Sebuah pohon tua besar menghiasi taman itu. Jauh di atas sana terlihat kaki langit kota yang mempesona. Suatu senja yang indah."

    Pria pertama itu menceritakan keadaan di luar jendela dengan detil, sedangkan pria yang lain berbaring memejamkan mata membayangkan semua keindahan pemandangan itu. Perasaannya menjadi lebih tenang, dalam menjalani kesehariannya di rumah sakit itu. Semangat hidupnya menjadi lebih kuat, percaya dirinya bertambah.

    Pada suatu sore yang lain, pria yang duduk di dekat jendela menceritakan tentang parade karnaval yang sedang melintas. Meski pria yang ke dua tidak dapat mendengar suara parade itu, namun ia dapat melihatnya melalui pandangan mata pria yang pertama yang menggambarkan semua itu dengan kata-kata yang indah. Begitulah seterusnya, dari hari ke hari. Dan, satu minggu pun berlalu.

    Suatu pagi, perawat datang membawa sebaskom air hangat untuk mandi. Ia mendapati ternyata pria yang berbaring di dekat jendela itu telah meninggal dunia dengan tenang dalam tidurnya. Perawat itu menjadi sedih lalu memanggil perawat lain untuk memindahkannya ke ruang jenazah.

    Kemudian pria yang kedua ini meminta pada perawat agar ia bisa dipindahkan ke tempat tidur di dekat jendela itu. Perawat itu menuruti kemauannya dengan senang hati dan mempersiapkan segala sesuatu ya. Ketika semuanya selesai, ia meninggalkan pria tadi seorang diri dalam kamar.

    Dengan perlahan dan kesakitan, pria ini memaksakan dirinya untuk bangun. Ia ingin sekali melihat keindahan dunia luar melalui jendela itu. Betapa senangnya, akhirnya ia bisa melihat sendiri dan menikmati semua keindahan itu. Hatinya tegang, perlahan ia menjengukkan kepalanya ke jendela di samping tempat tidurnya. Apa yang dilihatnya? Ternyata, jendela itu menghadap ke sebuah TEMBOK KOSONG!!!

    Ia berseru memanggil perawat dan menanyakan apa yang membuat teman pria yang sudah wafat tadi bercerita seolah-olah melihat semua pemandangan yang luar biasa indah di balik jendela itu.

    Perawat itu menjawab bahwa sesungguhnya pria tadi adalah seorang yang buta bahkan tidak bisa melihat tembok sekalipun.

    "Barangkali ia ingin memberimu semangat hidup," kata perawat itu.

    Untuk direnungkan:
    Ujaran-ujaran yang bersemangat, tutur kata yang membangun, selalu menghadirkan sisi terbaik dalam hidup kita. Menyampaikan setiap ujaran dengan santun, akan selalu lebih baik daripada menyampaikannya dengan ketus, gerutu, atau dengan kesal.

    Menyampaikan keburukan, sebanding dengan setengah kemuraman, namun, menyampaikan kebahagiaan akan melipatgandakan kebahagiaan itu sendiri.

    Ada hal-hal yang mempesona saat kita mampu memberikan kebahagiaan kepada orang lain.

  10. #18
    .::Site Founder::.
    Points: 13,867, Level: 15
    Level completed: 20%, Points required for next Level: 1,133
    Overall activity: 0%
    Achievements:
    Recommendation Second ClassVeteranTagger First Class10000 Experience Points
    neo_trinity's Avatar
    Join Date
    Aug 2007
    Location
    Inside The Matrix
    Posts
    394
    Points
    13,867
    Level
    15
    Thanks
    241
    Thanked 515 Times in 198 Posts
    Rep Power
    25

    Default

    SURAT TERAKHIRKU UNTUKNYA

    Untuk Temanku yang Terkasih,

    Pernahkah kamu merasakan,bahwa kamu mencintai seseorang,meski kamu tahu ia tak sendiri lagi, dan meski kamu tahu cintamu mungkin tak berbalas,tapi kamu tetap mencintainya..? Pernahkah kamu merasakan,bahwa kamu sanggup melakukan apa saja demi seseorang yang kamu cintai,meski kamu tahu ia takkan pernah peduli ataupun ia peduli dan mengerti, tapi ia tetap pergi..? Pernahkah kamu merasakan hebatnya cinta,tersenyum kala terluka,menangis kala bahagia,bersedih kala bersama,tertawa kala berpisah..? Aku pernah .........

    Aku pernah tersenyum meski kuterluka! Karena kuyakin Tuhan tak menjadikannya untukku...Aku pernah menangis kala bahagia,karena kutakut kebahagiaan cinta ini akan sirna begitu saja...Aku pernah bersedih kala bersamanya,karena kutakut aku kan kehilangan dia suatu saat nanti, dan......Aku juga pernah tertawa saat berpisah dengannya,karena sekali lagi, cinta tak harus memiliki, dan Tuhan pasti telah menyiapkan cinta yang lain untukku...Aku tetap bisa mencintainya,meski ia tak dapat kurengkuh dalam pelukanku,karena memang cinta ada dalam jiwa,dan bukan ada dalam raga...

    Pernahkah kamu tahu,bahwa sepanjang waktu aku selalu memikirkanmu..? Pernahkah kamu tahu untuk siapa aku menitiskan air mata..? Pernahkah kamu menyadari, bahwa dulu aku seringkali mengamatimu dari jauh ketika kau bersama dengan teman-temanmu..? Pernahkah kamu tahu dan peduli betapa berat duka dan kesedihan yang harus kutanggung seorang diri..? Pernahkah kamu tahu mengapa aku bersikap begitu kasar terhadapmu, menghindarimu sekarang..? Tidak,kamu tidak pernah tahu...dan barangkali kamu pun juga tidak akan pernah peduli terhadapku...

    Benar, aku memang sengaja menghindarimu selama kurang lebih setahun ini karena;
    Sudah tiba waktunya, dimana aku harus berhenti mencintaimu, bukan karena kamu tidak mencintaiku, tetapi karena aku menyadari, bahwa kamu akan lebih bahagia apabila aku melepasmu....
    Butuh waktu yang sangat lama, bahkan seumur hidup untuk bisa menyembuhkan luka batinku...dan batinku pun tidak akan bisa utuh sepenuhnya tanpa meninggalkan sebuah cacat....
    Aku tidak punya kuasa untuk memaksamu agar menuruti keinginanku..dan aku pun juga tidak bersedia untuk melakukannya....
    Aku tidak bisa memaksamu untuk tahu betapa pahit dan beratnya duka yang harus kutanggung seorang diri..karena kutahu, Tuhan sedang memberiku cobaan yang harus kuatasi sendiri..dan akhirnya aku pun menyadari, inilah cara Tuhan untuk mengasihi hamba-hambaNya dan menjadikan mereka untuk lebih dewasa, lebih baik, tebih tegar dan lebih bijaksana....
    Cukup aku saja yang menanggung semua kesedihan ini sendiri,aku tidak mau mengganggumu, mengusik ketenanganmu, melibatkan dirimu lebih jauh..karena kesedihan ini begitu menyakitkan....
    Aku lelah..sudah cukup yang kualami..sudah cukup yang kulihat dan sudah cukup yang kurasakan....

    Maafkan aku apabila aku tidak bisa menerima realita yang ada di depan mata...Maafkan aku apabila aku pernah membuatmu kesal,marah,tersinggung dengan ucapanku,sikapku dan tingkah lakuku...Maafkan aku apabila aku pernah berbuat salah kepadamu baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja...dan maafkan aku karena aku pernah memperlakukanmu begitu kasar...Tetapi percayalah,bukan maksudku untuk berbuat seperti itu...

    Satu hal terakhir yang bisa kusampaikan disini
    "Senang bisa mengenalmu...dan aku tidak akan pernah menyesal
    bertemu denganmu..."

    Kau tahu, yang paling menyedihkan dalam hidup adalah menemukan seseorang dan jatuh cinta, hanya untuk mengetahui bahwa dia bukan untuk kamu dan kamu sudah menghabiskan banyak waktu untuk orang yang tidak pernah menghargainya.
    Tetapi aku bangga, karena aku bisa mencintai seseorang melebihi cintaku pada diriku sendiri.


    Dari Temanmu yang sudah kau lupakan

  11. #19
    .::Site Founder::.
    Points: 13,867, Level: 15
    Level completed: 20%, Points required for next Level: 1,133
    Overall activity: 0%
    Achievements:
    Recommendation Second ClassVeteranTagger First Class10000 Experience Points
    neo_trinity's Avatar
    Join Date
    Aug 2007
    Location
    Inside The Matrix
    Posts
    394
    Points
    13,867
    Level
    15
    Thanks
    241
    Thanked 515 Times in 198 Posts
    Rep Power
    25

    Default

    GORESAN DI MOBIL

    Tersebutlah seorang pengusaha muda dan kaya. Ia baru saja membeli mobil mewah, sebuah Jaguar yang mengkilap.

    Kini, sang pengusaha, sedang menikmati perjalanannya dengan mobil baru itu. Dengan kecepatan penuh, dipacunya kendaraan itu mengelilingi jalanan tetangga sekitar dengan penuh rasa bangga dan prestise.

    Di pinggir jalan, tampak beberapa anak yang sedang bermain sambil melempar sesuatu.

    Namun, karena berjalan terlalu kencang, tak terlalu diperhatikannya anak-anak itu.

    Tiba-tiba, dia melihat seseorang anak kecil yang melintas dari arah mobil-mobil yang di parkir di jalan. Tapi, bukan anak-anak yang tampak melintas sebelumnya.

    "Buk....!" Aah..., ternyata, ada sebuah batu seukuran kepalan tangan yang menimpa Jaguar itu yang dilemparkan si anak itu.

    Sisi pintu mobil itupun koyak, tergores batu yang dilontarkan seseorang.

    "Cittt...." ditekannya rem mobil kuat-kuat. Dengan geram, dimundurkannya mobil itu menuju tempat arah batu itu di lemparkan.

    Jaguar yang tergores, bukanlah perkara sepele.

    Apalagi, kecelakaan itu dilakukan oleh orang lain, begitu pikir sang pengusaha dalam hati.

    Amarahnya memuncak. Dia pun keluar mobil dengan tergesa-gesa.

    Di tariknya anak yang dia tahu telah melempar batu ke mobilnya, dan di pojokkannya anak itu pada sebuah mobil yang diparkir.

    "Apa yang telah kau lakukan!? Lihat perbuatanmu pada mobil kesayanganku!!" Lihat goresan itu", teriaknya sambil menunjuk goresan di sisi pintu.

    "Kamu tentu paham, mobil baru jaguarku ini akan butuh banyak ongkos di bengkel untuk memperbaikinya.

    "Ujarnya lagi dengan kesal dan geram, tampak ingin memukul anak itu.

    Si anak tampak menggigil ketakutan dan pucat, dan berusaha meminta maaf.

    "Maaf Pak, Maaf. Saya benar-benar minta maaf. Sebab, saya tidak tahu lagi harus melakukan apa.

    "Air mukanya tampak ngeri, dan tangannya bermohon ampun.

    "Maaf Pak, aku melemparkan batu itu, karena tak ada seorang pun yang mau berhenti...."

    Dengan air mata yang mulai berjatuhan di pipi dan leher, anak tadi menunjuk ke suatu arah, di dekat mobil-mobil parkir tadi.

    "Itu disana ada kakakku yang lumpuh. Dia tergelincir, dan terjatuh dari kursi roda. Saya tak kuat mengangkatnya, dia terlalu berat, tapi tak seorang pun yang mau menolongku.

    Badannya tak mampu kupapah, dan sekarang dia sedang kesakitan.." Kini, ia mulai terisak.

    Dipandanginya pengusaha tadi. Matanya berharap pada wajah yang mulai tercenung itu.

    "Maukah Bapak membantuku mengangkatnya ke kursi roda?

    Tolonglah, kakakku terluka, tapi saya tak sanggup mengangkatnya."

    Tak mampu berkata-kata lagi, pengusaha muda itu terdiam.

    Amarahnya mulai sedikit reda setelah dia melihat seorang lelaki yang tergeletak yang sedang mengerang kesakitan.

    Kerongkongannya tercekat. Ia hanya mampu menelan ludah.

    Segera dia berjalan menuju lelaki tersebut, di angkatnya si cacat itu menuju kursi rodanya.

    Kemudian, diambilnya sapu tangan mahal miliknya, untuk mengusap luka di lutut yang memar dan tergores, seperti sisi pintu Jaguar kesayangannya.

    Setelah beberapa saat, kedua anak itu pun berterima kasih, dan mengatakan bahwa mereka akan baik-baik saja.

    "Terima kasih, dan semoga Tuhan akan membalas perbuatan Bapak."

    Keduanya berjalan beriringan, meninggalkan pengusaha yang masih nanar menatap kepergian mereka. Matanya terus mengikuti langkah sang anak yang mendorong kursi roda itu, melintasi sisi jalan menuju rumah mereka.

    Berbalik arah, pengusaha tadi berjalan sangat perlahan menuju Jaguar miliknya. Dtelusurinya pintu Jaguar barunya yang telah tergores itu oleh lemparan batu tersebut, sambil merenungkan kejadian yang baru saja dilewatinya.

    Kerusakan yang dialaminya bisa jadi bukanlah hal sepele, tapi pengalaman tadi menghentakkan perasaannya.

    Akhirnya ia memilih untuk tak menghapus goresan itu.

    Ia memilih untuk membiarkan goresan itu, agar tetap mengingatkannya pada hikmah ini.

    Ia menginginkan agar pesan itu tetap nyata terlihat: "Janganlah melaju dalam hidupmu terlalu cepat, karena, seseorang akan melemparkan batu untuk menarik perhatianmu."

    Teman, sama halnya dengan kendaraan, hidup kita akan selalu berputar, dan dipacu untuk tetap berjalan.

    Di setiap sisinya, hidup itu juga akan melintasi berbagai macam hal dan kenyataan.

    Namun, adakah kita memacu hidup kita dengan cepat, sehingga tak pernah ada masa buat kita untuk menyelaraskannya untuk melihat sekitar?

    Tuhan, akan selalu berbisik dalam jiwa, dan berkata lewat kalbu kita.

    Kadang, kita memang tak punya waktu untuk mendengar, menyimak, dan menyadari setiap ujaran-Nya.

    Kita kadang memang terlalu sibuk dengan bermacam urusan, memacu hidup dengan penuh nafsu, hingga terlupa pada banyak hal yang melintas.

    Teman, kadang memang, ada yang akan "melemparkan batu" buat kita agar kita mau dan bisa berhenti sejenak.

    Semuanya terserah pada kita. Mendengar bisikan-bisikan dan kata-kata-Nya, atau menunggu ada yang melemparkan batu-batu itu buat kita.

  12. The Following User Says Thank You to neo_trinity For This Useful Post:


  13. #20
    .::Site Founder::.
    Points: 13,867, Level: 15
    Level completed: 20%, Points required for next Level: 1,133
    Overall activity: 0%
    Achievements:
    Recommendation Second ClassVeteranTagger First Class10000 Experience Points
    neo_trinity's Avatar
    Join Date
    Aug 2007
    Location
    Inside The Matrix
    Posts
    394
    Points
    13,867
    Level
    15
    Thanks
    241
    Thanked 515 Times in 198 Posts
    Rep Power
    25

    Default

    LIFE IS JUST A JOURNEY

    Dulu, ada seorang Kaisar yg mengatakan pada seorang penunggang kuda, bahwa jika dia bisa menjelajahi daerah seluas apapun, maka Kaisar akan memberikan kepadanya daerah seluas yg sanggup dijelajahinya itu. Kontan si penunggang kuda itu melompat ke punggung kudanya & melesat secepat mungkin untuk menjelajahi dataran seluas mungkin.

    Dia melaju & terus melaju, melecuti kudanya untuk lari secepat mungkin untuk menjelajahi dataran seluas mungkin. Ketika lapar & letih, dia tidak berhenti untuk makan dan minum karena dia mau memiliki tanah yg maha seluas.

    Akhirnya tiba ia pada suatu tempat setelah berhasil menjelajahi daerah cukup luas, tetapi ia sudah sangat lelah & hampir mati. Lalu dia berkata terhadap dirinya sendiri, "Mengapa aku paksa diri begitu keras untuk menguasai tanah yg seluas ini? Kini aku sudah sekarat, & hampir mati&aku hanya butuh tanah seluas 2 meter untuk menguburkan diriku sendiri.

    Cerita ini mirip dgn perjalanan hidup kita. Kita cenderung memaksa diri sangat keras tiap hari untuk mencari uang, kuasa, dan keyakinan diri. Kita cenderung mengabaikan kesehatan kita, waktu bersama keluarga, dan kesempatan mengagumi keindahan di sekeliling kita, hal-hal yg ingin kita lakukan. Kita cenderung mengabaikan kehidupan rohani kita. Kita cenderung tidak memikirkan dengan serius hidup kita sesudah mati.

    Anda percaya ada kehidupan sesudah mati? Suatu hari ketika kita menoleh ke belakang, kita akan melihat betapa kita tidak membutuhkan sebanyak itu, tapi kita tidak mampu memutar mundur waktu atas semua hal yg tidak sempat lakukan. Maka mulai sat ini luangkanlah waktu memikirkan sejenak hal yg akan terjadi jika kita mati kelak. Atau apa yg akan kita lakukan saat ini seandainya kita tahu bahwa kita akan meninggal dalam waktu seminggu lagi? Sebulan lagi? Setahun lagi? 10tahun lagi? Atau 40tahun lagi? Bukankah suatu hal yg menyenangkan sekaligus menyeramkan seandainya kita bisa mengetahui kapan kita akan mati? Cuma kita tidak tahu, kita semua tidak ada yg tahu.

    Kita hanya bisa bersiap meninggalkan semuanya. Jalanilah hidup yg seimbang, belajarlah menghargai dan menikmati hidup ini apa adanya, dan terutama: TAHU APA YG TERPENTING DALAM HIDUPMU

  14. The Following User Says Thank You to neo_trinity For This Useful Post:


Page 2 of 6 FirstFirst 1234 ... LastLast

Visitors found this page by searching for:

bokep anak

gudang bokep sedang hamil

bokep bocah kecil

bokep anak kecil bule

bokep anak remaja negro

bokep ibu melayani anaknya di kamar

bokep sedang tertidur lelap

godang bokep anak kecil

cerita persahabatan

gudang bokep anak kecil

Gudang bokep ibu sedang hamil

gudang bokep mantap

the heart cintamu cinta apa

bokep anak remaja

gudang bokep gadis kecil

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •